Thursday, December 9, 2010
40 tahun
setelah lama tak menulis, kira-kira ada apa ya dengan 40 tahun... he... he... he....
usia 40 tahun adalah usia yang dipercaya sebagai ambang kematangan seorang pria (well man only). percaya atau tidak usia 40 tahun biasanya menjadi tonggak dalam perjalanan kehidupan seorang pria dimasa-masa berikutnya... (berdasarkan pengamatan ya)
40 tahun sebagai masa kematangan seorang pria bisa dilihat pada diri Rasulullah, beliau diangkat menjadi Nabi dan Rasul. jadi bisa dianggap diusia inilah seorang pria disebut sebagai PRIA dengan segenap tanggung jawab dan segala sesuatunya.
setelah berusia 40 tahun seorang pria akan memiliki penilaian yang matang, sehingga usia 40 tahun ini seorang pria akan terlihat jelas kepribadiannya, yup... mulai dari rumah pribadinya, mobil pribadinya juga perusahaan pribadinya --eh salah... hehehe..--
mapsudnya..... setelah usia 40 tahun inilah ketauan aslinya seorang pria
jadi baik dan buruknya kepribadian seorang pria ajeg di usia ini, kalau sebelumya dia adalah seorang pria yang baik, maka di usia ini akan menjadi pria baik.... begitu juga sebaliknya kalau sebelum 40 tahun udah ga keruan maka diusia ini bakalan jadi lebih parah...
tapi.... kalau sebelumnya seorang pria adalah preman, maka terkadang usia 40 ini menjadi titik balik bagi hidupnya, yup dan berlaku sebaliknya kalau sebelumnya seorang pria adalah orang alim... jangan heran kalau kemudian diakhir sisa umurnya justru jadi preman, karena usia ini lah titik baliknya...
nah.... sekarang bagi kaum adam yang udah ngerasa baik... jagalah itu karena sebelum dan menjelang usia 40 tahun ntar banyak godaan yang bisa bikin jungkir balik kepribadian. tapi jangan berkecil hati dan jangan jadi justifikasi juga bagi kaum adam yang udah rada ga bener (ah belum 4o gini masih bisa berubah) karena kebiasaan bisa menjadi kepribadian juga loh...
so sebelum berusia 40 tahun, berhati-hatilah....
tapi guys... benar tidaknya pengamatan ini kalian lah nanti yang akan membuktikan oke...
salammmm................
Tuesday, August 24, 2010
Strategi keamanan pangan dalam islam
Melonjak harga bahan makanan ini ujung-ujungnya berdampak pada seluruh masyarakat, dari sisi pedagang kenaikan harga ini menurunkan omzet mereka hingga 30%, beras yang biasanya terjual satu ton perhari kini hanya mampu terjual 200 – 300 kg/harinya. Dari sisi konsumen ini, kenaikan ini melemahkan daya beli mereka, pada awalnya uang Rp.100.000 masih bisa digunakan untuk membeli bahan makanan yang layak namun saat ini dengan besaran yang sama konsumen mendapatkan bahan makanan yang lebih sedikit. Kenaikan harga bahan makanan ini juga berdampak pada pendapatan pengusaha makanan, karena naiknya harga membuat pendapatan mereka menurun, dan pada akhirnya mereka akan menaikkan harga jual yang pada akhirnya merugikan konsumen akhir.
Mahalnya harga bahan makanan pokok juga menjadi alasan alami yang membuat masyarakat membatasi jumlah anak. Banyak berita yang menunjukkan bagaimana ibu yang khawatir akan masa depan anak-anaknya rela membunuh anak-anaknya, atau ibu yang membunuh anak-anaknya dan kemudian justru bunuh diri karena tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya.
Ada apa dibalik kenaikan harga pangan?
Kenaikan harga pangan yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat dan suda berlangsung beberapa waktu ini terjadi karena beberapa faktor:
1. Gagal panen. Kenaikan harga ikan dan produk pertanian lainnya, sama seperti kenaikan harga lainnya yang mengikuti hukum ekonomi dimana semakin sedikit barang maka semakin mahal harganya. Dan alam (iklim dan cuaca) merupakan fakor yang menentukan berhasil tidaknya produksi pertanian. Perubahan iklim dan cuaca yang tidak menentu, termasuk banjir di beberapa sentra produksi mengakibatkan gagal panen.
Selain faktor iklim, ketersedian dan keterjangkauan sarana produksi juga mempengaruhi keberhasilan panen. Mahalnya harga pupuk dan obat-obatan pertanian, membuat biaya produksi meningkat. Bagi petani yang mampu membeli maka hal ini akan membuat harga produk pertanian dari tingkat petani mengalami kenaikan. Bagi petani yang tidak mampu membeli sarana pertanian, dengan banyak nya serangan hama dan penyakit, maka mengalami gagal panen.
Selain gagal panen, berkurangnya lahan pertanian, akibat konversi lahan, juga mempengaruhi ketersedian produk pangan dipasaran. Banyak lahan pertanian yang dikonversi menjadi lahan non pertanian, dan kurangnya pembukaan lahan pertanian baru, berefek pada jumlah produk pangan dipasaran.
2. distribusi. Jauhnya jarak antara sentra produksi dan pasar memerlukan biaya angkut yang tidak sedikit. Ditambah dengan mahalnya biaya transportasi (dipengaruhi oleh harga bbm) juga biaya penyimpanan dan biaya tranfer lainnya.
Termasuk dalam permasalahan distribusi ini adalah penimbunan. Bahan makanan pokok merupakan hajat hidup masyarakat yang pasti dibeli meski harganya mahal sekalipun. Ini memberikan peluang bagi oknum-oknum tertentu yang ingin mengambil keuntungan lebih untuk menimbun barang-barang tertentu.
3. musim. Konsumsi pangan masyarakat biasanya juga meningkat seiring musim atau momen-momen tertentu. Misalnya momen ramadhan dan hari besar lainnya. Meningkatnya konsumsi masyarakat pada momen-momen ini tidak dibarengi dengan meningkatnya stok dipasaran akan meningkatkan harga.
4. faktor lain. Disadari atau tidak dengan adanya kenaikan TDL juga memiliki andil dalam kenaikan harga bahan makanan. Begitu juga dengan kenaikan bbm, sebab dua hal ini merupakan faktor pendukung, bagi dunia usaha.
Kebijakan pemerintah juga mempengaruhi, karena dengan dibebaskannya tarif masuk (impor) hingga 0% bagi bahan makanan tertentu, ternyata justru mematikan usaha pertanian dalam negeri dalam jangka panjang. Sulitnya pengusahaan padi dan kedelai didalam negeri karena iklim dan obat-obatan yang mahal begitu juga dengan harga pupuk yang juga mahal, belum lagi resiko gagal panen, dan harga yang rendah pada saat panen, membuat petani berfikir ulang sebelum mengusahakan komoditas ini. Dilain pihak pemerintah membebaskaan bea masuk bagi komoditas ini. Dimana pedagang bisa panen beras dan kedelai dipelabuhan yang lebih kecil resikonya. Dalam jangka panjang akan mematikan usaha padi dan kedelai dalam negeri. Pada akhirnya akan membuat kita tergantung dengan impor, dan terombang-ambing dalam naik turunnya harga dunia, sekali lagi hal ini akan merugikan masyarakat.
Strategi keamanan pangan dalam islam.
Selama ini solusi pemerintah dalam menghadapi kenaikan bahan makanan adalah dengan melakukan operasi pasar. Namun itu pun hanya untuk bahan makanan tertentu. Padahal kualitas pangan merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas sdm dalam negeri.
Dalam islam pangan merupakan salah satu kebutuhan primer setiap warga negara. Sehingga keamanan pangan hanya bisa tertegakkan ketika daulah khilafah tegak. Terpenuhinya pangan tiap warga negara merupakan hak warga negara yang dijamin oleh negara. Sehingga negara memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan setiap warga negara memiliki makanan. Telah mahsyur khabar bagaimana amirul mu’minin umar bin khatab memanggul sendiri bahan makanan bagi rakyatnya yang tidak memiliki. Hal ini berbeda dengan penguasa saat ini yang justru kenyang sedangkan rakyatnya banyak yang kelaparan.
Keamanan pangan terkait dengan kebijakan pertanian. Dan hal ini berkaitan dengan beberapa hal:
a. kepemilikian lahan dan pengelolaan lahan. Imam bukhari meriwayatkan hadist dari Umar dari Rasulullah bahwa beliau bersabda: ”siapa saja yang telah menghidupkan sebidang tanah dengan pagar, maka tanah itu adalah miliknya”. ”siapa saja yang telah memagari sebidang tanh dengan pagar, maka tanah itu miliknya”. Dan ”siapa saja yang terlebih dahulu sampai pada suatu tempat yang belum pernah didahului oleh seorang muslim pun, maka dia lah yang lebih berhak atas tempat tersebut”. (An-nabhani, 1990)
Namun kepemilikan ini bukanlah kepemilikan otomatis dan selamanya karena umar menyebutkan bahwa ”siapa saja yang memagari tanah tidak berhak (atas tanah yang telah dipagarinya) setelah (membiarkannya) selama tiga tahun”. Dan Rasulullah bersabda: ”siapa saja yang telah menghidupkan tanah mati maka tanah itu adalah miliknya”.
b. Intensifikasi. Meningkatkan produksi pangan dengan meningkatkan hasil produksi pangan, hal ini bisa ditempuh dengan memberikan subsidi pada berbagai sarana produksi pertanian seperti pupuk, benih, obat-obatan dan informasi iklim dan cuaca dan irigasi yang baik kepada masyarakat.
c. Ekstensifikasi. Adalah meningkatkan produksi pangan dengan menambah luasan areal pertanian. Hal ini bisa dilakukan pemetaan wilayah daulah dengan melihat potensi dan kesuburan tanah. Sehingga lahan yang sebenarnya efektif buat pertanian tidak akan dikonversi menjadi lahan tambang atau yang lainnya, demikian juga sebaliknya.
d. Diversifikasi. Diversifikasi jenis pangan sangat perlu supaya tidak bergantung pada satu jenis pangan saja. Yang akan menimbulkan monopoli atau justru kesulitan ketika terjadi gagal panen pada satu produk pangan.
e. Perlindungan. Perlindungan disini bukan sekedar dalam subsidi sarana produksi namun juga perlindungan negara terhadap komoditas strategis (seperti beras- karena bahan makanan pokok). Tidak ada negara yang ingin tergantung secara pangan kepada negara lain. Karena ketergantungan ini akan membahayakan integritas negara. Sehingga pembatasan impor, atau justru penghentian impor untuk menumbuhkan pertanian dalam negeri bisa dilakukan.
Strategi ini selain menjamin terpenuhinya kebutuhan primer setiap warga juga akan mematahkan teori malthus. Karena dengan pengelolaan yang benar kekhawatiran kurangnya jumlah pangan akibat bertambahnya jumlah penduduk tidak akan terjadi. Selama ini kerawanan pangan lebih disebabkan karena kekayaan hanya dinikmati 20% penduduk dunia.
Islam adalah paripurna, sehingga satu kebijakan hanya akan bisa dilaksanakan ketika kebijakan pada sektor lain juga diterapkan. Supaya daulah bisa menjamin ketersedian pangan bagi tiap warga negara, maka daulah harus memiliki sumber penerimaan sendiri yang terkait dengan keuangan dan lainnya. Semoga khilafah segera tegak, sehingga keamanan pangan bisa terjamin.
Monday, April 19, 2010
mendongkrak pd dengan branded
pakaian memang menunjang penampilan dan pada akhirnya mampu mendongkrak pe-de (kepercayaan diri) seseorang. hanya saja menyerahkan kepercayaan diri pada secarik merk sangatlah menyedihkan, bayangkan saja untuk sepotong jeans merk Legg's yang dipake paling cuma seminggu sekali harganya 300an ribu, belum shirt nya, sabuknya, topinya, dll... wew berapa duit ya...
pakaian dalam islam
pe-de karena penampilan bermerk, hanyalah semu. karena pakaian pada dasarnya dalam islam digunakan untuk menutupi aurat, dan melindungi kulit dari hal2 yang membahayakan. pakaian dalam islam yang paling penting adalah menutup aurat, dan dibedakan pakaian bagi laki2 dan perempuan, bagi laki2:
* yang pasti menutup aurat (dari pusar sampai lutut)
* bentuk nya bebas, artinya ya terserah aja mau celana pendek kek, sarung kek, pake kilt juga boleh asal menutup aurat itu
* di haramkan menggunakan emas dan sutra... jadi sebagus apapun, sebranded apapun, semahal apapun, se keren apapun dan seoke apapun desainnya, selama pakaian tersebut terbuat dari sutra dan diperuntukan laki2 maka haram digunakan oleh para pria muslim manapun dan dimanapun serta kapanpun...
beda pakaian bagi perempuan adalah:
jangan salah ya, yang namanya perempuan itu emang ribet, begitu juga urusan pakaian banyak aturannya, tapiiiii tetep cantik kok tenang aja girls... ini aturan islam mengenai pakaian wanita:
* pakaian rumah: rumah itu tempat tinggal khusus jadi wanita boleh menutup auratnya dengan apapun, dari bahan apapun dan model yang bagaimana pun. pan yang boleh masuk ke rumahnya cuma mahrom saja, jadi amannn
* pakaian diluar rumah: naahhhh buat yang satu ini, islam mengaturnya dengan sungguh2, jadi bagi yang mengaku muslimah inilah panduannya
1. pakaian rumah (tsaub) pakaian ini dikenakan juga ketika wanita keluar dari kehidupan khususnya yang didalam rumah, nah ini model nya boleh macem2 dan modis2 jg oke :)
2. pakaian bagian atas: bagian ini yang sering disebut sebagai kerudung seperti dalam Qur'an Surah An-Nuur ayat 31, hendaklah menutupkan kain kerudung kedadanya... see
3. pakaian bagian bawah: pakaian ini yang kemudian disebut sebagai jilbab, dalam Surah Al-ahzab 59 di sebut sebagai jilbab, nah gimana si yang namanya jilbab diambil dari berbagai hadits nabi, yang jelas yang namanya jilbab itu, berbentuk terusan tidak terpotong menutupi seluruh tubuh hingga kedua kakinya
so dengan aturan pakaian yang seperti ini harusnya membuat kita cukup pe-de hanya dengan mengenakan pakaian yang sesuai syariat ga perlu branded....
juastru kalo branded tapi ga syar'i nah itu yang seharusnya bikin ga pe-de, masa' siii pakaian neraka gitu dipake ya ga lahh..
anywho, yang paling penting, apapun itu pe-de itu bukan pada merk ato brand tapi pada syari'at oke semua...
Saturday, February 27, 2010
cinta yang akan selalu berbalas
adinda: " kaka, apakah berharga ketika kita mencintai seseorang dengan sedemikian dalam dan tulus, menginginkan yang terbaik baginya, mendoakan yang terbaik baginya, tapi... ternyata dengan mudahnya dia menggantikan kta dengan yang lain"
kanda: "dinda tersayang, cinta adalah rahasia dan anugrah Allah bagi umatnya, dia diciptakan sebagai naluri supaya manusia memiliki rasa, motivasi dan kasih sayang..." menarik nafas, kemudian dinda menyela "tapi kaka... tidak cukupkah apa yang kami lakukan, semua sayang dan perhatian yang kami berikan?" keluh. "hati memilih jalannya sendiri, allah tidak ciptakan cinta untuk menyulitkan, tidak untuk dikeluhkan dan tidak untuk membuat kita menjadi buta" kanda berkata.
"beri kami nasehatmu kaka", ujar dinda. menarik nafas pelan dan mulai berkata: "sayang, Rasul berkata yang terbaik diantara orang yang paling mencintai adalah yang paling besar cintanya kepada yang lain".
"lalu mengapa kami tidak merasa cukup?"
"mengapa kami masih merasa berat ketika saudara yang sangat kami cintai, lebih memilih orang yang baru dikenalnya, dibanding kami yang tulus ini?". dinda masih berkeras.
"sayang... cukup lah Allah bagi kita semua, Dia yang maha membalas semua cinta, janganlah silau dengan segenap cinta yang ditawarkan dan yang kau tawarkan... karna sayang... cinta hamba tidaklah kekal, dia dibatasi dengan pandangan, pemikiran dan persepsi, ilahi Robb memiliki semua kapasitas dan kapabilitas untuk semua cintamu itu.. jangan bersedih dengan cinta saudaramu ini". tersenyum dan melanjutkan "karena ketika kau mencintai dengan tulus ada Allah yang akan selalu mencintaimu, itulah keuntungan orang2 yang beriman".
dinda tersenyum dan berkata "kaka, mungkin tidak semudah dikatakan namun, inilah yang terbaik karena sudah seharusnya begitulah cinta kepada saudara dan cinta kekpada insan".
Rasul bersabda: "tidaklah seseorang dikatakan beriman hingga dia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri" sudahkah kita mencintai kaum muslimin yang saat ini sedang tertidur dalam dekapan kapitalisme dan membangunkannya? atau sudahkah kita mencintai kaum muslimin yang sedang teraniaya dan terusir di palestina? sudahkah kita mencintai Nya dengan segenap cinta...
ya Robb ampuni kami yang tak tulus dalam mencintai ini...
Monday, February 22, 2010
Pelestarian lingkungan untuk pelestarian ekonomi
Efisiensi merupakan rumus utama untuk mendapatkan profit maksimum. Pemilihan proses produksi adalah salah satunya. Dalam pertambangan, khususnya pertambangan batu bara yang diperlukan sebagai sumber energi yang berlimpah di Indonesia khususnya kalimantan, menjadi primadona bagi perekonomian setempat. Pemilihan pola penambangan yang profit oriented -dengan tambang terbuka yang memberi banyak dampak negatif terhadap lingkungan- hal yang biasa dan dimaklumi oleh aparat terkait, meski sebenarnya pola penambangan tertutup -yang jauh lebih sedikit resiko lingkungannya- juga mungkin dilakukan di daerah ini. Karena biaya yang dikeluarkan untuk melakukan penambangan ini lebih mahal (artinya mengurangi keuntungan) maka pengusaha cenderung untuk meninggalkannya.
Bila kita mau sedikit bijak dalam berfikir dan bertindak, maka pelestarian lingkungan penting bagi keberlangsungan perekonomian kita. Alam yang lestari menjamin ketersedian bahan baku, dan kesehatan masyarakat adalah jaminan bagi produsen karena ketersediaan konsumen
Wednesday, November 11, 2009
Dampak lingkungan ekspoitasi tambang batubara
dari hasil diskusi POKJA PWLH banjarmasin yang menghadirkan Walhi, Kompas Borneo, Lsm lainnya menyoroti mengenai pertambangan batubara khususnya di daerah Kalimantan Selatan. perubahan alam KalSel sudah tersasa akibat dampak tambang batu bara. kawasan daratan kalsel telah hancur, hutan gundul akibat penebangan secara membabibuta, ditambah dengan penambangan yang tak terkendali. di kawasan pertambangan PT Adaro terdapat beberapa tandon raksaas atau kawah bekas tambang yang menyebabkan bumi menganga tak mungkin bisa direklamasi . kawasan Satui tempat operasi PT Arutmin menyebabkan alam berganit menjadi hutan buatan hasil reboisasi dan menghilangkan hutan alam penjaga lingkungan. yang paling parah, ratusan bahkan ribuan hektar lahan bekas tambang yang dikelola masyarakat baik perusahaan kecil atau individu, dimana mereka hanya mengambil batu bara dan dibiarkan tanpa reklamasi. sekarang ini sungai martapura yang berhulu di pegunungan Meratus telah berubah warna dan tingkat kekeruhannya akhibat partikel kaolin, lumpur dan material lainnya. tambang batubara juga telah mengubah tingkat plusi udara dan debu diberbagai wilayah kalsel. selain itu tambang telah melahirkan gas metana yang berakibat meningkatkan tingkat keasaman tahanh disekitar tambang sehingga kawasan tambang tidak subur dan cenderung gersang. keluhan lain yang merisaukan akibat kegiatan tambang yaiut terjadinya pendangkalan sungai, pencemaran air limbah dll, berikut beberapa dampak dari pertambangan batubara:
1. lubang tambang.
2. Air Asam tambang: mengandung loga berat yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan jangka panjang
3. Tailing: teiling mengandung logam-logam berat dalam kadar yang mengkhawatirkan seperti tembaga, timbal, merkuri, seng, arsen yang berbahaya bagi makhluk hidup.
4. Sludge: limbah cucian batubara yang ditampung dalam bak penampung yang juga mengandung logam berbahaya seperti boron, selenium dan nikel dll.
5. polusi udara: akibat dari flying ahses yang berbahaya bagi kesehatan penduduk dan menyebabkan infeksi saluran pernapasan.
Reklamasi
reklamasi adalah kegiatan yang bertujuan memperbaiki atau menata kegunaan lahan yang terganggu akibat kegiatan usaha pertambangan, agar dapat berfungsi dan berdaya guna sesuai peruntukannya. agar menghasilkan lingkunga ekosistem yang baik.
permasalahan yang perlu diperhatikan dalam penetapan rencana reklamasi meliputi:
* pengisian kembali bekas tambang, penebaran tanah pucuk dan penataan kembali lahan bekas tambang serta lahan bagi pertambangan yang kegiatannya tidak dilakukan pengisian kembali
* stabilitas jangka panjang, penampungan tailing, kestabilan lereng, dan permukaan timbunan, pengendalian erosi dan pengelolaan air.
* Keamanan tambang terbuka, longsoran, pengelolaan B3 dan bahaya radiasi
* Karakteristik kandungan bahan nutrien dan sifat beracun tailing atau limbah batuan yang dapat berpengaruh pada kegiatan revegatasi
* Pencegahan dan penanggulangan air asam tambang
* Penanganan potensi timbulnya gas metan dan emisinya dari tambang batubara.
* Penanganan bahan galian yang masih potensial dan bernilai ekonomi baik dalam kondisi in-sitiu, berupa tailing atau waste
* Rekonstruksi tanah
* Revegatasi
* Penanganan air asam tambang
* Pengaturan Drainase
maaf semua tulisan ini akan berlanjut pada edisi berikutnya, karena yang punya blog sudah ga kuat lagi mandangin monitor,
next time kita bicara solusi, wassalam...
Tuesday, September 1, 2009
100 juta vs 6,7 T
hehe inilah salah satu ironi di negeri endonesah tercinta ini. karena ternyata unutk ngeluari uang 100jt aja beratnya minta ampyun, but giliran 6,7 T langsung tanpa pertimbangan dan basa-basi, gimana ceritanya? begini deh:
well kabut asap sudah bukan fenomena aneh di bumi kalimantan selama musim kemarau, bahkan percaya atau tidak kabut asap sudah ditunggu-tunggu (--buktinya banyak orang yang udah nyiapin masker--) bahkan kabut asap ini pengikat cinta sesama warga kalimantan. soale hanya musim kemarau ini para pejabat dan elite di tingkat daerah saling sapa untu mencari tau siapa pengirim sebenarnya kabut asap ini (nah lho).
nah untuk mengurangi (belum bisa dihilangkan soale) kabut asap ini yang diperlukan adalah HUJAN yups cuma hujan. karena hujan akan mematikan titik-titik api yang tersebar diseantero kalimantan. persoalannya, namanya juga KEMARAU mau dapat hujan dari mana??? akhirnya hujan buatan adalah solusinya.
untuk membuat si hujan ini diperlukan biaya sebesar 100jt, dalam satu kali pembuatannya dengan tingkat presisi yang rendah. karena terlalu banyak faktor yang tidak dapat diprediksi dan terlalu sulit menetapkan lokasi yang ingin di guyur hujan. sederhanya bikin hujan tidak menguntungkan secara ekonomi.
jadi berat sekali buat pemerintah mengeluarkan uang minimal 50x100jt untuk mematikan titik-titik api si sumber kabut asap dengan hujan buatan (dengan asumsi ada 50 titik-titik api pd faktanya lebih). dilain pihak pemerintah juga mengeluarkan 6,7 T sebagai dana bagi BANK CENTURY.
oke dari sisi pemerintah itu adalah hak mereka kemana mereka mengalokasikan uang rakyat. tapi pemerintah kok ga punya perasaan si? kabut asap ini bikin usia harapan hidup masyarakat jadi lebih rendah lagi, roda perekonomian di daerah jadi tersendat karena jarak pandang yang semakin pendek (bayangin 150 m). nah kalo bank century? biarin aja kenapa? toh pemiliknya dah pada lari keluar negeri nyante disana, kok bisa si rakyat yang disuruh bayarin, pan yang bankrut mereka, cape deh...
wajar klo kemudian ada tokoh nasional yang menyebutkan pemberian dana sebesar 6,7 T kepada bank century adalah perampokan!!!
jadi karena 100jt itu sedemikian berat didapat jadi warga kalimantan harap bersabar ya, terima ajah dan nikmati ajah kabut asapnya, klo kemudian paru2 berubah warna yah nikmati sajah anggap ciri khas sebagai warga kalimantan...
Friday, August 28, 2009
Media, Berita dan Propaganda
berita yang demikian mengglobal bisa tersaji dengan cepat tidak lepas dari peran media.
media memiliki peran besar, karena dengan medialah kita mengetahui hal-hal baru juga dengan media pula kita mengenal dan mengevaluasi kebijakan pemimpin kita yang terhormat
hanya saja disayangkan media saat ini tidak lagi sekedar menyampaikan berita yang berimbang. bahkan media sudah memasuki ranah propaganda, dimana kepentingan akan ratting, iklan dan oplah penjualan sudah merasuk pada diri pahlawan informasi ini.
kita sering melihat tajuk-tajuk utama pada harian yang memiliki oplah besar diberbagai kota dengan menggunakan kalimat propaganda yang sangat mempengaruhi opini pembacanya. sangat jarang ada media yang hanya menyampaikan berita apa adanya bahkan berimbang tanpa propaganda. bahkan tidak sedikit kejadian yang sebenarnya biasa-biasa saja menjadi heboh dan berskala nasional gara-gara pemberitaan media. demikian juga sebaliknya kejadian yang penting dan sangat mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara justru tenggelam karena
kejadian remeh temeh karena ulah pemberitaan media.
berita kini sudah menjadi komoditi global yang sangat menguntungkan, sehingga media juga berubah menjadi korporasi global yang sangat menentukan opini, pandangan bahkan standar kehidupan masyarakat dunia. sebagai sebuah korporasi besar, maka keuntungan adalah segalanya. sudut pandang yang digunakan bukan lagi pemberitaan yang seimbang tapi pemberitaan yang menguntungkan dan meningkatkan ratting, terlepas apakan berita tersebut benar, atau rekayasa.
Saturday, May 30, 2009
Foreign Trading dalam Islam
perpindahan barang dan jasa selalu terjadi, baik di dalam negeri maupun antar ummat dan antar bangsa. dengan komoditas biasa dan sepele seperti sendal jepit sampai komoditas trategis dan penting seperti senjata dan bahan pangan.
pertukaran ini sayang nya saat ini tidak lagi mengacu pada pemenuhan kebutuhan mendasar manusia saja, namun lelbih jauh yakni menjadi sarana penjajahan dan ladang keuntungan bagi segelintir golongan tertentu.
WTO dan teman-temannya, sudah terbukti tidak mampu melindungi industri negara berkembang bahkan cenderung mematikannya, praktek dumping justru menghancurkan perekonomian negara lain, khususnya negara miskin. Kedaulatan suatu bangsa menjadi terancam ketika komoditas starategis dan penting seperti pangan telah tergantung dengan negara lain.
indonesia sendiri memiliki ketergantungan terhadap negara lain. ketika harga kedelai naik para pembuat tahu dan tempe menjerit, bahkan pedagangan gorengan ikut bingung. ketergantungan seperti ini dalam jangka panjang justru akan menjadi senjata makan tuan bagi negeri ini.
islam memiliki pandangan mengenai foreign trading ini, islam adalah mabda yang sempurna yang Allah turunkan kepada rasulnya Muhammad SAW. Foreign trading merupakan bagian dari politik ekonomi negara khilafah sehingga pelaksanaannya pun memerlukan payung yang kokoh yakni khilafah itu sendiri. Berbeda dengan perdagangan internasional saat ini yang berbasis kapitalis dan liberal serta bebas dari campur tangan pemerintah, maka perdagangan internasional dalam islam justru mendapat pengaturan dan pembatasan-pembatasan oleh negara.
Pembatasan dan politik perdagangan luar negeri islam dalam beberapa hal:
Pelaku. Asas yang berbeda dengan kapitalisme dan sosialisme dimana mereka menjadikan asal komiditi sebagai asas. Pelaku bisnis dibedakan dengan status kewarganegaraannya yakni warga negara daulah : muslim dan kafir dzimmi, kafir mu’ahid serta karfi harbi. Hukum-hukum ini menyangkut pelaku bisnisnya. Jika seorang warga negara daulah melakukan perdangan ke luar negeri maka komoditasnya mengikuti hukum pemiliknya. Sehingga seorang kafir harbi yang melakukan jual beli dalam negeri daulah maka hukum komuditasnnya mengikuti pemiliknya.
Bagi kafir mu’ahid, maka pengaturannya ditetapkan berdasarkan perjanjian dengan negara asalnya, apa saja yang diperbolehkan dan apa saja yang tidak diperbolehkan.
Dalam hal ini seorang kafir harb tidak boleh memasuki negara daulah kecuali dengan ijin khalifah atau izin masuk khusus (paspor) dan memerlukan ijin lagi jika ingin menetap di dalam negara khilafah. Transaksi-transaksi komuditas yang dilakukan di dalam negeri diperbolehkan dengan ijin tersebut. Begitu juga jika warga negara daulah ingin bertransaksi di luar negri dengan produk-produknya diperbolehkan oleh negara khilafah.
Komuditas. Komuditas yang diperbolehkan untuk diperjual belikan adalah produk yang secara syar’i memang diperbolehkan untuk diperjual belikan. Bukan komuditas strategis seperti senjata misalnya karena Allah melarang kaum muslim tolong menolong untuk mengalahkan kaum muslim ”janganlah kalian saling tolong menolong dalam perkara dosa” (TQS. Al-maidah: 2). Sehingga kaum muslimin dilarang menjual senjata keluar dari negara khilafah.
Selain komoditas strategis masih dilihat lagi kepada siapa produk ini dijual, jika kepada pelaku bisnis/orang kafir yang secara de jure memerangi kaum muslimin diperbolehkan menjual makanan, pakaian perabot dan lainnya. Namun jika perdagangan dilakukan kepada orang-orang kafir yang secara de facto memerangi kaum muslimin maka tidak diperbolehkan sama sekali.
usyaar/cukai. Pada dasarnya tidak diperbolehkan pemungutan cukai atau bea masuk (musk) berdasarkan hadits berikut : ”tidaklah akan masuk surga, orang yang memungut bea cukai”. Kemudian sabda rasul ”tidaklah wajib atas kaum muslimin ’usyur’ namun ’usyur’ tersebut hanyalah kewajiban orang-orang yahudi dan nasrani”. Hal ini berkenaan dengan kaum muslimin dan kafir mu’ahid yang negara khalifah terikat dengannya. Berbeda hal nya kafir harb, maka negara mengenakan tarif atas barang yang mereka masukan kedalam negara khilafah sebesar tarif yang mereka kenakan terhadap pedagang warga negara khilafah. Hal ini membuat tiap perbatasan memiliki pos yang menjadi pintu yang mengawasi keluar masuknya orang dan barang dari dan ke dalam negara khilafah.
Sistem perdagangan internasional ini hanya bisa ditegakkan ketika sistem perekonomian yang diemban negara adalah sistem perekonomian islam juga.
wallahu 'alam...
Tuesday, January 13, 2009
Titik dan Cinta
ntah kenapa tapi ada benarnya isi tulisan tersebut, coz... titik tidak mungkin ada tanpa tinta, dan cantik akan datang setelah adanya cinta. inilah yang disebut persepsi.
persepsi...
persepsi dibangun dari banyak informasi yang kita terima kemudian kita endapkan dan akhirnya menjadi standar bagi segala sesuatu, (bingung??) contohnya....
kita selalu mendapat informasi bahwa nilai A adalah baik, sehingga kita beranggapan atau berasumsi bahwa tidaklah berprestasi sebelum mendapatkan nilai A.
contoh lain, ketika kita selalu mendapatkan informasi bahwa wanita berjilbab adalah wanita baik-baik, maka sikap kita terhadap wanita berjilbab akan berbeda dengan yang tidak berjilbab.
jadi sebenarnya informasi yang diendapkan sangat berperan dalam pembentukan persepsi.
seorang anak perempuan yang mengidolakan ayahnya akan berpendapat bahwa pria baik-baik adalah seperti ayahnya, sehingga dia akan menstandarkan pria idamannya ga jauh-jauh dari profil ayahnya. begitu juga ketika kita menyimpan informasi tentang kebaikan dan kelebihan seseorang maka informasi tadi akan menimbulkan efek erikutnya yang disebut cinta, so seperti kata apip kalo sudah cinta maka cantiklah jadinya.
persepsi berperan dalam banyak hal karena sedikitnya persepsi mempengaruhi jalan hidup seseorang, penilaian baik dan buruknya juga bahkan perjalanan suatu ummat dan bangsa. Israel menyerang palestina karena mereka memiliki persepsi mengenai janji tuhan, dan beranggapan bahwa selain orang yahudi adalah pelayan bagi mereka. persepsi ini tidak lepas dari informasi-informasi yang senantiasa diulang oleh para pemuka agama mereka, terlepas dari benar tidaknya kitab suci mereka.
karena sifat persepsi yang bisa berubah tergantung dari informasi yang disampaikannya inilah maka sangat penting untuk memilah dan memilih informasi berdasarkan sumbernya dan keakuratannya. supaya tidak terjebak dalam informasi yang salah sehingga memiliki persepsi yang salah akhirnya menimbulkan sikap yang salah juga.
Saturday, November 29, 2008
KAPITALISASI SUMBERDAYA ALAM DAN ENERGI (SDAE) DI KALIMANTAN
Pada dasarnya sumber energi berasal dari alam biasa disebut dengan sumberdaya alam dengan kategori: sumberdaya alam tidak terbaharui dan sumberdaya alam yang terbaharui atau lebih sering disebut sebagai energi alternative atau botani.
Potensi Sumber Daya Alam dan Energi Kalimantan.
Kalimantan sebagai salah satu lumbung sumberdaya alam di
Batubara pulau Kalimantan memiliki cadangan 6,529 milyar ton (kementrian ESDM) hal ini berarti 61% cadangan batubara Indonesia berada dipulau ini, 38% dipulau sumatera dan sisanya tersebar diwilatah lain.
Minyak bumi.
Tidak hanya minyak bumi,
Untuk geothermal
Disisi lain Kalimantan juga memiliki potensi lain yakni sebagai penyedia sumber energi botani atau terbaharui. Sumber energi botani atau bioenergi ini adalah dari CPO sawit. Kalsel sendiri memiliki 178.990 Ha kebun sawit dengan jumlah produksi dalambentuk CPO 214.778,32 ton pada tahun 2006 (Disbun Prop. Kalsel, 2006). Belum lagi ditambah dengan propinsi yang lain. CPPO sendiri selain digunakan sebagai pembentuk minyak goreng dan sebagainya juga digunakan sebagai bahan bioetal.
Dengan besarnya potensi sumber energi yang dimiliki pulau ini seharusnya kita tidak mengalami krisis energi, tapi kenapa kita masih mengalaminya? Beberapa hal dibawah ini menjadi penyebabnya.
1. dimilikinya sumber-sumber energi tadi oleh swasta. Sebagian besar (hamper semua) lading-ladang energi tadi dimiliki oleh swasta. Menurut kementrian ESDM untuk lading-ladang batubara yang ada di Indonesia dikuasai oleh 15 perusahaan yang terdiri dari perusahaan swasta nasional seperti PT. Bukit Asam, juga oleh perusahaan swasta asing lainnya seperti PT. AI, PT Adaro dan Kideco. Sedangkan BUMN dan BUMD hanya menjadi kontraktor bagian dari perusahaan besar tadi. Bahkan beberapa kontraktor local seperti yayasan dimiliki oleh TNI seperti YAMABRI. Belum lagi untuk lading migas, ada PT Badak NGL di Bontang dan Baker Oil di Balikpapan.
2. orientasi eksploitasi. Selama ini eksploitasi yang dilakukan oleh perusahaan dan diamini oleh pemrintah berorientasi profit. Besarnya jumlah produksi yang dilakukan semuanya bukan untuk pemenuhan energi dalam negeri namun untuk ekspor. Menurut BPS Indonesia adalah Negara no 12 dunia dalam jumlah produksi batubara, namun merupakan Negara no 2 dunia dalam mengekspornya. Hal ini karena 67,5% produksi batubara dijual pada pasar ekspor, begitu juga pada migas dan CPO tanpa memperhatikan lagi kebutuhan dalam negeri.
3. perundang-undangan yang memihak para kapitalis. Dengan undang-undang energi dan undang-undang penanaman modal asing justru semakin membuka peluang terjadinya kapitalisasi SDAE. Termasuk dengan kebijakan otonomi daerah,
4. konspirasi asing. Energi adalah hal yang vital dalam kehidupan industri dan rumah tangga. Amerika adalah konsumen terbesar energi berbahan fosil (migas) dengan total konsumsi 80% dari total produksi dunia (kompas). Bisa dibayangkan betapa boros dan konsumtifnya rakyat amerika terhadap energi. Untuk melindungi kepentingan rakyatnya pemerintah amerika harus menyediakan energi dalam jumlah banyak. Salah satunya adalah dengan memiliki ladang-ladang energi yang notebene berada di negeri kaum muslimin. Selain itu dengan dihembuskannya isu bioenegi yang murah dan ramah lingkungan juga memalingkan kaum muslimin dari potensi energi yang mereka miliki, sehingga kum muslimin berlomba-lomba menggunakan bioenergi. Bioenergi sendiri pada awalnya dicetuskan oleh orang barat dimana mereka memerlukan pasar bagi produk mereka.
Dampak kapitalisasi SDAE terhadap rakyat.
Kapitalisasi SDAE di negeri ini termasuk dikalimantan membawa berbagai dampak terhadap kehidupan masyarakat. Walhi menyebutkan setidaknya terdapat 2 dampak nyata pertambangan ini:
Terhadap lingkungan: adanya tambang-tambang yang tidak memperhatikan aspek amdal juga membawa kerusakan lingkungan. Pembukaan hutan sebagai areal perkebunan sawit juga berimbas pada daerah resapan air yang mempengaruhi kualitas air minum dan banjir. Hilangnya keaneka ragaman hayati yang menjadi kekhasan kalimantan dan lain-lain. Polusi udara dari debu pertambangan batubara, juga blasting (peledakan) yang berbahaya tidak saja bagi pekerja namun bagi kehidupan disekitarnya.
Terhadap kesejahteraan dan sosial masyarakat: Penggunaan jalan umum atau sungai sebagai jalan angkutan. Hal ini sangat mengganggu bagi pengguna jalan yang lain, menimbulkan banyak kecelakaan, merusak jalan dan jembatan. Selain itu timbulnya lokalisasi pada daerah-daerah tambang khususnya pada site-site yang berada ditengah hutan. Kemudian juga pada pertambangan batubara khususnya debu batubara berbahaya bagi kesehatan mulai dari ISPA sampai pada kelahiran cacat pada bayi.
Banyaknya dampak ini sangat tidak seimbang dengan pendapatan yang diterima oleh daerah. Tribun Kaltim menyebutkan untuk pertambangan batubara setiap perusahaan yang menambang dikaltim harus menyetor royalti kepada pemerintah sebesar 13,5% dari total produksinya. Dimana 13,5% ini masih harus dibagi dengan pusat. Untuk perusahaan PT. KPC saja membayar Rp. 300 T/tahun. Namun ternyata perusahaan tersebut tidak membayar royaltinya dang menunggak pada tahun 2007 sebesar Rp. 590.357.511.000. belum untuk perusahaan yang lain dan propinsi yang lain.
Menurut BPS, 2005. meski memiliki PDRB yang cukup tinggi dngan pendapatan perkapita 53,17 juta rupiah yang cukup tinggi namun jumlah masyarakat miskin tertinggi terdapat pada propinsi Kaltim khususnya pada kabupaten Kukar yang merupakan kabupaten terkaya setelah Riau.
Pengelolaan SDAE dalam Islam
Dalam islam sumber-sumber energi dikuasai oleh negara. Karena dia adalah barang miliki umum, seperti dalam hadits rasul:
”sesungguhnya manusia itu berserikat dalam 3 hal yakni api, air dan padang gembalaan”.
Hal ini menunjukkan bahwa sumber energi adalah milik umum. Sedangkan ekspoitasi atau penambangannya menjadi wewenang negara. Negara boleh bekerja sama dengan asing sebagai pekerja saja dalam ekspoitasinya. Sedangkan kepemilikan ladang-ladang energi sangat tergantung pada potensi cadangan energinya. Bila ladang energi tersebut memiliki cadangan yang banyak (dalam hadits dikatakan seperti air yang mengalir) maka ladang energi tersebut dimiliki oleh negara, namun bila cadangan energinya sedikit swasta diperbolehkan memilikinya.
Prinsip pengelolaan SDAE dalam islam adalah kesejahteraan. Artinya ekspoitasi/penambangan yang dilakukan adalah dalam rangka kesejahteraan ummat. Sehingga eksploitasi yang dilakukan hanya sebatas kebutuhan saja, bukan eksploitasi habis-habisan. Negara boleh menjual kepada negara lain, namun hal itu setelah kebutuhan dalam negeri tercukupi dan dan hasil penjualan tersebut digunakan untuk memenuhi belanja negara. Dengan prinsip seperti ini dengan cadangan energi yang sangat besar akan mampu mencukupi kebutuhan energi dalam jangka waktu yang lama.
Sedangkan energi alternatif atau bioenergi, tetap boleh dikembangkan. Namun prioritas energi alternatif adalah pemenuhan kebutuhan pangan terlebih dahulu. Sehingga tidak terjadi persaingan penggunaan CPO untuk minyak goreng dan untuk bioenergi.
Friday, November 14, 2008
UU PORNOGRAFI MERUSAK GENERASI BANGSA
Permasalahan pornografi sekaligus pornoaksi kian marak hari demi hari, dengan sangat lancer permasalahan ini terus merambah dan terus mencuat kepermukaan pemirsa dan penggemar berita. RUU Pornografi yang pada mulanya berlabel sebagai RUU akan disahkan menjadi UU Pornografi. Jika pemerintah tidak menemukan halangan dalam prosesnya, DPR akan mengesahkan RUU menjadi UU Pornografi pada bulan Oktober 2008 ini.
Untuk mematangkan RUU Pornografi ini, pada tanggal 10 Oktober 2008 kemarin dengan rapat pimpinan DPR, pembahasan dilanjutkan guna untuk mendengar laporan dari panitia kerja. Di lain pihak Polri dan Kejaksaan Agung yang seharusnya menyatakan tidak setuju, namun ternyata menyatakan dukungannya untuk mengawal penerapan RUU Pornografi. Ketua Panitia Khusus RUU Pornografi, Balkan Kaplale menyatakan dengan dukungan seperti ini, maka rakyat tdak perlu merasa khawatir soal pemberlakuan RUU ii pada nantinya.
Pada mulanya RUU ini telah mengalami perubahan, yakni dari RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi menjadi RUU Pornografi. Perubahan semacam ini merupakan gambaran bahwa pemerintah tidak berniat untuk menghapuskannya tetapi hanya mengatur pornografi. Sedangkan bila dilihat dari perubahan status RUU menjadi UU Pornografi, hal seperti ini tidak menutup kemungkinan pornografi dan pornoaksi akan semakin tumbuh subur dan berkembang. Dan ini memberikan arti, bahwa tugas kita untuk menjadikan generasi yang cerdas dan bermoral di negara Indonesia jauh dari kenyataan, bahkan mungkin ini hanya sekedar mimpi yang tak bisa dienyam dalam dunia nyata.
Tidak digunakannya aturan Allah SWT dalam sebuah kehidupan, akan menjadikan rakyat terus terjebak dan semakin terpuruk dalam lingkaran kesengsaraan. Hanya karena mengikuti kehendak masyarakat yang mempunyai jabatan (pengambil kebijan) yang saling berkompromi antara yang pro dan yang kontra. Alih-alih adanya pornografi dan pornoaksi adalah merupakan keindahan seni yang harus eksploitasi dan layak untuk dibanggakan, misalnya dengan memerkan auratnya di ranah publik.
Berkaitan dengan generasi bangsa, tidak menutup kemungkinan bahkan bisa dikatakan sangat berpeluang besar jika pemerintah mengesahkan RUU menjadi UU Pornografi maka pergaulan bebas generasi bangsa akan sulit untuk dikendalikan lagi. Dari sini kita bisa menarik sebuah kesimpulan bahwa akan meningkatnya aborsi, penyakit HIV AIDS dan penyakit kelamin lainnya, menurunnya kualitas pendidikan, dan seperi ini merupakan rusaknya generasi bangsa.
Kita sebagai masyarakat yang peduli dengan generasi bangsa, lalu akan muncul sebuah pertanyaan ”Apakah yang pantas kita berikan dan kita lakukan untuk bangsa agar generasi bangsa menjadi generasi yang cerdas, unggulan, dan bermoral? Tidak lain dan tidak bukan hanya dibutuhkan satu solusi yaitu solusi yang berasal dari aturan Islam.
Kita harus memahami bahwa pornografi dan pornoaksi adalah sebuah kemungkaran yang harus dilenyapkan, bukan diatur apalagi sampai dilegalkan ditengah-tengah impian menjadikan generasi banggaan dan bisa diandalkan. Hanya dari Islamlah yang mampu memecahkan permasalahan ini karena Islam merupakan problem solver, yaitu dengan sebuah konsep aurat yang jelas dan baku.
Aurat laki-laki, baik terhadap sesama laki-laki maupun terhadap wanita adalah antara pusar dan lutut. Berbeda dengan wanita, jika dengan laki-laki asing (bukan mukhrim) dan wanita yang tidak satu akidah maka wajib baginya menutup seluruh auratnya kecuali wajah dan telapak tanganya. Ketentuan seperti ini harus dilakukan secara umum tanpa pengecualian baginya jika ia mengakui bahwa ia adalah seorang muslim.
Bagaimana jika dihubungkan dengan seni, adat, dan ritual tradisional? Seni budaya, adat istiadat, dan ritual tradisional tidak termasuk dalam alasan yang dibenarkan dalam aturan Islam untuk membolehkan seseorang bertingkah laku pornografi dan pornoaksi ditenga-tengah masyarakat. Konsep seperti itu jauh lebih bermartabat dan memanusiakan manusia dibandingkan dengan RUU menjadi UU yang akan disahkan oleh pemerintah. Kita punya akal tentu bisa memilih yang terbaik dari yang baik, tentu terbaik yang sesuai dengan hukum syara’ dan mendapatkan ridhonya Allah SWT.
Islam tidak memberikan toleransi dan berkembangnya pornografi dan pornoaksi di bumi Allah ini. Segala tindakan yang dapat menghantarkan kepada perzinaan dan hancurnya akhlak harus segera dienyahkan dari kehidupan. Tidak ada solusi yang tepat, hanya dengan syariah Islamlah masyarakat menjadi baik, beradab, bermartabat, dan yang sangat penting serta menjadi tujuan adalah mendapatkan ridho Allah SWT.
Tuesday, October 21, 2008
Islam Budaya vs Islam Ideologis
tradisi-tradisi dan kegiatan ini di klaim sebagai budaya atau tradisi yang berasal dari islam, atau kalaupun tidak berasal dari islam tapi di beri label sesuai dengan islam karena menyertakan shalawat nabi dan pembacaan ayat suci.
semua tradisi dan budaya tadi semakin marak setelah media ikt mempromosikannya. semua budaya yang bernafaskan islam ini menunjukkan tingginya kepedulian dan semangat ummat terhadap islam. selain itu krisis multi dimensi yang melanda dunia ini membuat umat muak dengan sistem yang ada dan mulai berpaling pada islam. baik islam sebagai dopping yang menenangkan diri mereka (mengalihkan pikiran dan perhatian dan menenangkan hati) namun juga sebagai sistem yang memberikan solusi.
kecenderungan-kecenderungan umat terhadap islam ini sayangnya tidak tersalur dengan tepat, sehingga banyak kaum muslimin yang merasa cukup ketika sudah membuat islam digunakan dalam budaya mereka. hal ini disebabkan oleh beberapa hal
1. ketidaktahuan tentang islam. minimnya pemahaman tentang islam pada sebagian besar kaum muslimin membuat kaum muslimin sat ini hanya mengenal islam sebagai agama ritual belaka seperti sholat, shaum, zakat, haji, nikah, dan bagi beberapa golongan dalam perkara thalak, dan waris. hal ini membuat ummat mengambil apa saja yang seolah-olah berasal dan berbau islam.
2. adanya upaya untuk menghilangkan gambaran islam ideologi. islam adalah sempurna tidak saja berisi aturan ibadah namun juga berisi aturan kehidupan. kemampuan islam menyelesaikan semua masalah kehidupan di semua jaman inilah yang membuat islam sebagai sebuah ideologi. islam sebagai ideologi juga merupakan satu-satunya musuh yang tidak bisa disingkirkan oleh sistem yang sedang menguasai dunia saat ini yakni kapitalisme.
islam sebagai ideologi memiliki seperangkat aturan yang pro rakyat. azas hukum yang berlaku adalah syara' yang tidak pandang bulu terhadap koruptor maupun maling ayam, mengharamkan riba yang menghidupi para pemilik modal dan mencekik rakyat jelata, mengharamkan bertuan pada kafir barat dll.
islam ideologi juga mampu menghancurkan tatanan kehidupan yang ada, menyingkirkan para penguasa korup, dan pemilik media yang timpang dalam pemberitaan juga pengusaha yang curang. dengan sifatnya inilah dia menjadi berbahaya bagi tatanan yang ada. untuk itu menghalangi/membelokkan oini dan juga black campaign terhadap islam sangat diperlukan, islam budaya adalah salah satunya dan Media massa adalah sarana yang tepat.
Islam menghargai budaya dan tradisi. Islam pun mengakui keberagaman, bahkan islam menciptakan budayanya sendiri. namun semua itu dalam koridor syara'. semuanya menunjukkan tingginya penghambaan kepada Allah semata bukan kepada yang lain.
perkembangan budaya dalam islam tidak lepas dari diterapkannya islam sebagai sebuah ideologi yang menjadi azas dalam tiap aspek kehidupan. perkembangan budaya bernafaskan islam tanpa diterapkannya islam dalam aspek kehidupan justru mematikan "Ruh" islam sebagai sistem kehidupoan dan menjauhkan penerapan islam itu sendiri, dan justru menodai aqidah umat. sehingga hal utama saat ini adalah penerapan islam ideologi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, baru kemudian pengembangan budaya.
wallahu 'alam
Friday, September 19, 2008
zakat membawa maut
pembayaran zakat adalah sesuatu yang diwajibkan dalam islam, bahkan sayyidina abu bakar pernah memerangi orang-orang yang tidak mau membayar zakat. zakat disini terbagi menjadi zakat fitrah dan juga zakat maal.
ramadhan adalah bulan penuh berkah dimana setiap amal sholeh manusia dilipat gandakan pahalanya, sehingga tidak sedikit orang-orang yang ramai-ramai meningkatkan ibadahnya dibulan ini. termasuk juga berzakat atau bersedekah. bahkan yang sebelumnya tidak ada (untuk bersedekah) diusahakan untuk ada. pada bulan ini juga banyak orang yang mendadak jadi dermawan.
sebagaimana adanya hukum pasar dimana ada permintaan disitu ada penawaran dan sebaliknya semakin banyak penawaran juga akan meningkatkan permintaan, maka pada bulan mulia ini juga dimana banyak dermawan (secara otomatis juga) meningkatkan para penerimanya.
kejadian di pasuruan adalah salah satunya, tidak sedikit orang yang rela mengantri bahkan berdesak-desakan untuk mengambil zakat, bahkan sampai mengorbankan nyawa hanya demi uang sebesar 30.000 rupiah. di tempat lain meski tidak sampai mengakibatkan korban jiwa, namun tempat-tampat pembagian zakat menjadi tempat favorit banyak kalangan tidak mampu.
apa yang sebenarnya terjadi pada negeri yang memiliki cadangan gas alam terbesar dan cadangan uranium terbesar didunia ini? fenomena ini tidak sekedar menunjukkan bahwa semakin banyak orang yang mampu mengeluarkan zakat, tapi juga menunjukkan bahwa ternyata orang yang berhak menerimanya dalam hal ini orang fakir&miskin juga semakin banyak.
mengeluarkan zakat adalah kewajiban yang dinilai sebagai ibadah dan bersedekah juga ibadah yang apabila dilakukan pada bulan ini maka nilainya sama seperti berzakat, lantas apa yang salah? mungkin ini patut menjadi renungan bersama
zakat adalah sesuatu yang pengelolaannya dibebankan kepada negara. sehingga tidak tepat ketika penyalurannya diserahkan kepada jamaah/kelompok atau individu. namun demikian tidaklah salah jika individu mengeluarkannya/menyalurkannya secara pribadi, namun secara komunal ini adalah tugas dari negara.
sedangkan bagi individu cukuplah bila kita renungkan hadist rasul berikut:
"ada tujuh golongan yang akan mendapat naungan pada hari dimana tidak ada naungan selain naungan Allah: ........, orang yang bersedekah dengan tangan kanannya dan tangan kirinya tidak mengetahui,.... dst"
cukuplah dalam hal ini bagi kita untuk menyembunyikan ibadah kita dan hanya Allah sajah yang tau...
wallahu 'alam
Rahasia Meede Misteri Harta Karun VOC
Rahasia Meede Misteri Harta Karun VOC novel berlatarbelakang sejarah indonesia, mengenai pencarian harta karun yang diyakini milik anak bangsa ini. (mungkin) terispirasi dari tulisan dan brown the davinci code, buku ini menyajikan konspirasi yang dituturkan secara apik.kental dengan idealisme ala bung Hatta, dan perjuangan dalam kmb (konferensi meja bundar). buku ini juga memberi banyak informasi mengenai kota jakarta tempo doeloe ketika masih bernama batavia, dan mengenai nusantara.
bercerita tentang persahabatan dua orang tokoh utama yakni kalek dan batu noah gultom, yang sama-sama menjalani pendidikan di sma nusantara, namun ternyata keduanya menempuh jalan yang berbeda dalam mencintai republik tercinta ini.
sebagai karya anak negeri, buku ini layak dibaca, selain berlatarbelakang sejarah yang apik, dan gaya sastra yang memikat, juga misterinya yang membuat kita ikut berfikir, sepertinya wajar kalau buku ini terus dicetak ulang seperti halnya laskar pelangi andrea hirata (yang sangat inspiratif).
Sunday, August 17, 2008
Kemerdekaan
bebas dari penjajahan secara fisik
merdeka adalah ....
memiliki kemampuan untuk mengatur diri sendiri
merdeka adalah ....
terpenuhinya kebutuhan pokok
merdeka adalah ....
pendidikan yang murah dan berkualitas
merdeka adalah ....
di tegakkannya syari'at Allah
merdeka adalah ....
ketika hidup dengan kedamaian dan kehormatan
merdeka adalah ....
bebas dari korupsi
merdeka adalah ....
akses kesehatan yang terjangkau, murah dan berkualitas
merdeka adalah ....
bebas dari campur tangan dan tekanan asing
merdeka adalah ....
hidup sejahtera
merdeka adalah ....
impian ku akan negeri ini
merdeka adalah ....
sesuatu yang masih menjadi mimpi bagi Republik tercinta
Thursday, July 24, 2008
Sumber Energi Alternatif
namun tidak bisa dipungkiri penggunaan bahan bakar fosil ini telah mengakar dan ketersediaannya yang melimpah dan murah membuatnya digunakan secara luas. PLN di negeri ini sangat bergantung kepada supplay batu bara, selain itu penggunaannya yang meluas juga menjadi bahan bagi penjajahan gaya baru dari negara-negara kaya terhadap negara-negara miskin.
Sumber energi alternatif saat ini menjadi isu penting, tidak sedikit dana yang dialirkan dalam rangka menemukan dan memproduksi sumber energi alternatif ini. banyak artikel yang memuat dan memberikan gambaran praktis pembuatannya bahkan sampai ke analisis ekonominya. namun benarkah yang kita perlukan saat ini adalah sumber energi alternatif?? apakah karena dia lebih ramah lingkungan dan lebih terbaharui sehingga tidak akan habis atau karena lebih murah?
Biofuel, atau bio energi atau ada yang menyebutnya bioetanol atau biodiesel adalah bahan bakar yang berasal dari bahan nabati. ada yang berasal dari kotoran ternak yang di olah sehingga menjadi bio gas, atau dari jerami bahkan juga dari jagung, jarak pagar dan ubi kayu. pada prinsipnya semua yang mengandung bahan yang bisa disentesis menjadi alkohol bisa diubah menjadi bioetanol, artinya yang mengandung selulosa (begitu katanya).
Pada dasarnya mengubah bahan nabati menjadi biofuel bukanlah hal terlarang, hanya saja apakah saat ini kita benar-benar memerlukannya?? Karena dilihat dari sisi strategis Kita belum memerlukan biofuel karena Indonesia dikaruniai sumber energi yang berlimpah. Justru kalau memaksakan bioenergi akan memicu persoalan lain. Bioenergi berbahan nabati, dan paling baik jika diolah dari tanaman yang memiliki kadar karbohidrat sehingga daftar utama tanaman yang layak dijadikan bioetanol adalah Ubi kayu, jagung baru yang lain
Pangan adalah hal lain yang menjadi persoalan negeri ini selain sumber energi, pemerintah sudah menjalankan kebijakan yang aneh sehubungan dengan kenaikan harga bbm, dan pentiadaan bea masuk/impor pangan, yang justru menyakiti petani kita. jika kemudian tanaman pangan yang seharusnya untuk diversifikasi pangan justru dikonversi sebagai bahan bioenergi, jadi apa warga kita? kemana cari bahan pangan? apa mau impor terus dari vietnam, cina, jepang atau amerika serikat? kalau begitu kapan kita mandiri dalam hal pangan??
Monday, July 14, 2008
Feminisme dakwah
Feminisme didefinisikan sebagai suatu kesadaran akan penindasan dan pemerasan (diskriminasi) terhadap perempuan dalam masyarakat, di tempat kerja, dan dalam keluarga serta tindakan sadar oleh perempuan dan laki-laki dalam mengubah keadaan tersebut. Namun pada dasarnya definisi feminisme ini sendiri senantiasa berubah tergantung sudut pandang dan realita sosio-kultural.
Feminisme memiliki berbagai wajah pada negeri ini, pada awalnya ide-ide feminisme ini disebut sebagai emansipasi. Emansipasi yang menuntut perbanyakan peran perempuan dalam semua sector khususnya ketika itu adalah pendidikan. Berikutnya ide feminisme ini masuk melalui slogan “Keadilan dan Kesetaraan Gender (KKG)” dimana yang dituntut dalam hal ini keterlibatan perempuan secara merata pada semua sektor dan bidang, sebagai focus utama adalah keterlibatan perempuan dalam pengambilan/penetapan keputusan tertinggi (baca—parlemen) dengan penetapan quota perempuan.
Secara alami perempuan memiliki karakter yang berbeda dari laki-laki, perempuan memiliki kesabaran dan kasih sayang yang sedemikian rupa. Tidak dapat dipungkiri pada semua gerakan, partai, kelompok apapun pasti melibatkan satu bagian/departemen/seksi/bidang/biro/divisi yang anggotanya adalah perempuan. Dan tidak sedikit dari gerakan-gerakan tadi (baik berbentuk politis, social kemasyarakatan atau dakwah islam sekalipun) yang mengandalkan rekrutmennya berbasis nisaa atau perempuan.
Karakternya yang pengertian, penyayang dan sabar membuat perempuan lebih mudah ditunjuki pada kebenaran. Buktinya setiap ada majelis ta’lim yang banyak pesertanya pasti ibu-ibu, atau seminar atau kegiatan lain. Secara statistic untuk di Indonesia rasio laki-laki : perempuan masih 1:1, bahkan di beberapa daerah jumlah pria masih lebih banyak dibanding perempuan seperti di Kalsel dan Kaltim.
Banyaknya gerakan yang menggantungkan basis rekrut dan pembesaran nama gerakan juga eksistensi gerakan mereka kepada perempuan inilah yang tanpa sadar justru menumbuhkan gerakan feminisme yang tersamar, bahkan pada gerakan-gerakan yang justru memperjuangkan islam secara ikhlas dan ingin menghapuskan feminisme itu sendiri.
Keinginan untuk menghidupkan dan menonjolkan nama gerakan kadang membuat kebijakan yang dikeluarkan tidak lagi menjaga kehormatan perempuan dan melindungi martabat perempuan. Besarnya potensi perempuan terkadang menjadi alasan dilegitimasinya suatu kebijakan yang justru tanpa sengaja mengeksploitasi perempuan, besarnya jumlah dan berkualitasnya kader perempuan dimanfaatkan untuk mendapatkan simpati masyarakat sehingga dalam acara pengumpulan dana (yang terkadang tidak syar’I atau tidak aman bagi perempuan), penyebaran opini, bahkan penguasaan suatu wilayah bagi gerakan tersebut mengandalkan perempuan (klo rekrut si sudah pasti) dan alasan klise lainnya adalah “ kan para bapak harus bekerja mencari nafkah” dan “bapak-bapak itu tidak perlu diperlakukan dengan lembut, kalau ga mau ya sudah ga usah dinego”. Hal tersebut membuat para perempuan yang juga memiliki keihklasan terhadap apa yang diyakini dan diperjuangkannya berbondong-bondong keluar rumah. Mengatur agenda, menyesuaikan jadwal bahkan lobi sana lobi sini untuk merealisasikan target.
Islam menetapkan bagi pria dan wanita sejumlah hukum yang harus dilaksanakannya. Baik sebagai hamba Allah, anggota masyarakat juga anggota keluarga. Hukum-hukum tersebut ada yang dibebankan kepada pria dan kepada wanita secara umum, namun ada juga hukum-hukum yang dibebankan pada pria saja atau pada wanita saja.
Allah bebankan kepada perempuan kewajiban utamanya ada didalam rumahnya sebagai ibu dan pengatur rumah tangga, sehingga ketika dia menjalankan dengan optimal dan keihklasan Allah ganjarkan surga baginya. Disisi lain Allah juga wajibkan kepada wanita sebagai anggota masyarakat untuk menuntut ilmu dan amar ma’ruf nahiy munkar.
Allah bebankan kewajiban ini kepada perempuan bukan dalam rangka membingungkan perempuan namun justru dalam rangka meningkatkan derajat perempuan tersebut. Serangkaian hukum tersebut juga disertai dengan keutamaan-keutamaan dalam prioritas pelaksanaannya. Sehingga sudah sepatutnya perempuan tunduk pada walinya (sepanjang tidak pada kemaksiatan kepada Allah) dibanding tunduk kepada pimpinan organisasi atau pada target gerakan. Perempuan seharusnya juga harus lebih mempertimbangkan hukum allah dari sisi skala prioritasnya bukan langsung dengan semangat lobi sana lobi sini, lari kesana lari kesini, melakukan ini dan itu demi tercapainya target gerakan. Allah maha tahu urusan hambanya, Allah lah yang tetapkan kesulitan dan kemudahan bagi hambanya dan Allah jualah yang berikan pertolongan bagi perjuangan hambanya. Wahai perempuan pejuang agama Allah jangan sampai terkena bujuk rayu setan yang terkutuk, taatilah wali selama tidak bertentangan dengan hukum Allah, meski dengan ketaatan tersebut target tidak tercapai. Berhati-hatilah dengan perasaan bahwa dakwak/perjuangan tidak akan berjalan tanpa peran kita, karena hal ini akan membuat kita menjadi feminis dakwah. Pendakwah yang memperjuangkan islam tapi terjebak dengan pelanggaran-pelanggaran (yang seolah-olah sepele dan terlupakan) terhadap hukum islam.
Ya Robb tunjuki lah pada kami yang benar itu benar dan yang salah itu salah, tetapkan lah kami pada jalan mu, ridho’i kami dalam perjuangan kepada agama mu, ampunkan lah kesalahan kami, kumpulkanlah kami bersama para syuhada dan para nabi di surga Mu kelak. Amiin….
Saturday, May 3, 2008
Ketika Ibu Beraksi
Che Guevara, tokoh rebel dari Argentina yang membantu Fidel Castro di Kuba naik tahta. Che Guevara juga tokoh yang sangat ditakuti oleh pemerintah Bolivia dan Peru. Bahkan 30 tahun setelah kematiannya Ernesto “Che” Guevara tetap menjadi sosok yang mampu memotivasi banyak tokoh-tokoh gerakan perubahan.
George Walker Bush, tokoh USA kontroversional yang dikenal dengan kebijakan “War on Terorism”. Membawa banyak kejahatan perang dengan tuduhan yang tidak terbukti kebenarannya dengan menyerang Afganistan dan Irak, meninggalkan banyak korban, namun juga membawa banyak keuntungan bagi sekutu-sekutunya berupa kontrak-kontrak eksplorasi minyak baru dan juga proyek-proyek recovery bagi Negara-negara jajahannya (Afganistan dan Irak).
Pangeran Diponegoro, tokoh Nasional yang dikenal dengan kesederhanaan dan perjuangannya dalam membebaskan negeri ini dari penjajahan. Tokoh bangsawan yang juga sangat dekat dengan rakyat jelata.
Muhammad Al-Fatih, Kholifah yang mampu memenuhi Hadist Rasul dengan menaklukan Konstantinopel. Membebaskan manusia dari penyembahan yang salah kepada penyembahan kepada Allah semata. Merupakan pemimpin kaum muslimin yang mulia bahkan pasukannya adalah pasukan terbaik. Imam Bukhari, perawi hadist terkenal yang memiliki keterbatasan dengan Kebutaannya. Dan banyak lagi tokoh-tokoh islam yang mengukir sejarah dengan tinta emas. Membuat banyak perubahan peradaban manusia bahkan sampai sekarang tetap menjadi idola.
Kebesaran tokoh-tokoh dunia ini, dari Muhammad al-Fatih, Imam Bukhari, Pangeran Diponegoro, bahkan Che Guevara juga George W. Bush, tidak terlepas dari peran sesosok ibu di belakangnya. Ibunya lah yang mempengaruhi pandangan politik Che Guevara, begitu juga ibu yang mempengaruhi tumbuh kembang seorang George W.Bush. Ibu juga merupakan madrasah pertama dan utama bagi Imam Bukhari dalam mengatasi keterbatasannya, sehingga kebutaannya tidak menjadi penghalang. Ibu juga merupakan pendidik dan motivator utama bagi Muhammad al-Fatih, yang menjadikannya sosok mulia yang memenuhi Hadist Rasul.
Besarnya peran Ibu, sangat menentukan warna generasi dan kehidupan berbangsa yang akan dating. Karena ibu merupakan madrasah pertama, juga teladan bagi anak. Sehingga pemikiran dan pandangan politik seorang ibu akan mempengaruhi anak. Menentukan kepribadian anak dan menentukan bentuk generasi serta pemimpin yang akan datang, hal ini terbukti dari banyak tokoh besar yang berkuasa. Tipe kepemimpinan mereka menjadi cermin dari kepribadian yang telah tertanam sejak kecil. Seorang George W. Bush selalu menghabiskan waktu bermain dan masa kecilnya hanya dengan sang ibu. Benarlah hadist Rasul “Seorang anak dilahirkan dalam keadaan suci, orang tuanyalah yang menjadikannya Nasrani, yahudi atau Majusi”.
Islam memahami benar posisi seorang wanita yakni sebagai Ibu dan pengatur rumah tangga selain sebagai anggota masyarakat. Bahkan tugas berat sebagai pencetak generasi ini di ganjar dengan pujian yang sangat mulia dalam islam dan dibalas dengan pahala yang tidak sedikit.
Beratnya tugas ini membuat wanita tidak diwajibkan bekerja mencari nafkah, namun Islam mewajibkan para ayah dan suami untuk memenuhi kebutuhan para wanita, dimana ketika mereka tidak mampu kewajiban ini jatuh kepada pihak keluarga, ketika tidak mampu juga, maka kewajiban ini jatuh pada Negara untuk memenuhinya. Sehingga para ibu tidak disibukkan dengan aktifitas mubah yang akan membuat mereka menomorduakan pendidikan anak, atau mengalihkan tugas ini kepada TPA, atau pengasuh-pengasuh bersertifikasi.
Wahai Ibu! Ibu seperti apakah yang anda inginkan, ibu yang menghasilkan tokoh yang menorehkan sejarah berdarah seperti halnya Che Guevara, atau Goerge W. Bush atau ibu yang menghasilkan tokoh pengukir sejarah emas seperti Imam Bukhari, Muhammad al-Fatih? Generasi apakah yang akan anda sumbangkan pada dunia? Para pemimpin atau para pembebek? Semua terletak di tangan anda para Ibu yang dimuliakan Allah.
Friday, November 30, 2007
Macet Lagi
Macet lagi, macet lagi…..
Macet bukan karena semua kendaraan keluar kejalanan secara serempak, tai macet karena hampir di semua SPBU terdapat antrian. Khususnya kendraan yang menggunakan solar sebagai bahan bakarnya. Pemandangan ini hampir ada diseluruh propinsi di republic tercinta. Bahkan di kaltim para sopoir bus menolak pembatasan/penjatahan pembelian solar, karena dengan penjatahan tersebut mereka tidak bisa beroperasi seperti biasa. Sebenarnya ada apa dibalik fenomena antrian ini?
Kenaikan harga minyak dunia
Beberapa waktu sangat gencar pemberitaan mengenai kenaikan harga minyak dunia, dan hal ini merupakan salah satu penyebab dari antrian tadi. Namun pertanyaan berikutnya mengapa
Meski
Selama ini minyak olahan (BBM, Avtur, Solar dll) yang dijual didalam negeri merupakan harga subsidi sehingga harga jauh dibawah harga minyak olahan dunia. Hal ini karena minyak merupakan salah satu komoditas strategi yang jika dibiarkan mengikuti harga dunia akan menyebabkan kekacauan dalam ekonomi dan keamanan. Sehingga untuk menstabilkan keadaan dibuatlah kebijakan subsidi. Subsidi inilah yang kini menjadi beban bagi APBN sehingga pembatasan/penjatahan penggunaan menjadi salah satu alternatif mengatasi pembengkakan anggaran negara.
Sekarang yang menjadi persoalan adalah berapa besar penerimaan yang diperoleh dari ekspor kenaikan harga minyak mentah, dan berapa pengeluaran akibat impor minyak olahan, dan selisihnya itulah subsidi.
Persoalan ini sebenarnya bukan persoalan baru. Sejak orde sebelumnya kenaikan harga minyak sudah menjadi kepastian. Namun pemerintahan yang ada tidak pernah mengambil pelajaran dari hal ini.
Impor minyak olahan merupakan salah satu komponen biaya yang cukup besar yang harus dikeluarkan oleh pemerintah. Hal ini karena kita tidak memiliki instalasi pengolahan minyak yang memadai, (kalau tidak mau dikatakan tidak punya sama sekali) selain itu konsesi tambang yang diberikan kepada pihak swasta yang membuat swasta berhak menjual hasil bumi rakyat ini kepada negara manapun yang menguntungkan mereka, juga menambah pelik persoalan.
Solusi
Kekayaan alam yang ada dinegeri ini merupakan milik rakyat, artinya semua digunakan untuk rakyat. Pengelolaannya dipegang oleh negara. Dalam hal ini negara wajib menyediakan harga yang terjangkau, jumlah yang mencukupi dan kemudahan bagi rakyat untuk menikmati hartanya yakni minyak.
Bila persoalaannya negeri ini tidak memiliki instalasi pengolahan minyak, maka wajib diadakan, toh selama ini kita mampu menmbuat pesawat tentunya kita juga mampu mengolah minyak kita sendiri dan mengekspor minyak olahan bukan minyak mentah. Kalau persoalannya adalah konsesi tambang pihak swasta, sebagai penguasa tentu sangat mudah bagi pemerintah untuk mengatur kewajiban mereka memenuhi kebutuhan dalam negeri dulu baru menjual kepada yang lain.
Tentunya hal ini bukan hal yang sulit bagi pemerintah selama mereka memang memiliki i’tikad baik bagi kemakmuran rakyatnya. Sehingga fenomena macet lagi- macet lagi karena ngantri BBM tidak akan pernah terulang lagi.

