Showing posts with label Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cinta. Show all posts

Thursday, April 22, 2010

terima kasih mama mertua

mertua.... ya gitu deh.. susah-susah seneng punya mertua, yang cerewetlah, sok tewe lah dan sok ikut campur. tapi....
disadari ato tidak, kita semua kudu bersyukur dan berterima kasih pada mertua, coz... pasangan yang kita dapat saat ini semuanya berkat mertua. pasangan yang santun, berpendidikan, penyayang, pengertian dll... semua berkat mertua kita. siapa yang untung kita juga kan tinggal "memetik" hasil didikan mertua.

jadi meskipun bete dengan sikap mertua, tetap aja harus bersyukur dan berterimakasih pada mertua yang telah memberikita pasangan hidup dan merestui kita sebagai menantu.
buat my mother in law, thankedyou verry much for your beloved son, who's now my husband...
^_^ thank's Allah my Lord for given' me a soulmate...

Saturday, February 27, 2010

cinta yang akan selalu berbalas

kenangan tentang dialog dengan seorang adinda tersayang.
adinda: " kaka, apakah berharga ketika kita mencintai seseorang dengan sedemikian dalam dan tulus, menginginkan yang terbaik baginya, mendoakan yang terbaik baginya, tapi... ternyata dengan mudahnya dia menggantikan kta dengan yang lain"
kanda: "dinda tersayang, cinta adalah rahasia dan anugrah Allah bagi umatnya, dia diciptakan sebagai naluri supaya manusia memiliki rasa, motivasi dan kasih sayang..." menarik nafas, kemudian dinda menyela "tapi kaka... tidak cukupkah apa yang kami lakukan, semua sayang dan perhatian yang kami berikan?" keluh. "hati memilih jalannya sendiri, allah tidak ciptakan cinta untuk menyulitkan, tidak untuk dikeluhkan dan tidak untuk membuat kita menjadi buta" kanda berkata.

"beri kami nasehatmu kaka", ujar dinda. menarik nafas pelan dan mulai berkata: "sayang, Rasul berkata yang terbaik diantara orang yang paling mencintai adalah yang paling besar cintanya kepada yang lain".
"lalu mengapa kami tidak merasa cukup?"
"mengapa kami masih merasa berat ketika saudara yang sangat kami cintai, lebih memilih orang yang baru dikenalnya, dibanding kami yang tulus ini?". dinda masih berkeras.

"sayang... cukup lah Allah bagi kita semua, Dia yang maha membalas semua cinta, janganlah silau dengan segenap cinta yang ditawarkan dan yang kau tawarkan... karna sayang... cinta hamba tidaklah kekal, dia dibatasi dengan pandangan, pemikiran dan persepsi, ilahi Robb memiliki semua kapasitas dan kapabilitas untuk semua cintamu itu.. jangan bersedih dengan cinta saudaramu ini". tersenyum dan melanjutkan "karena ketika kau mencintai dengan tulus ada Allah yang akan selalu mencintaimu, itulah keuntungan orang2 yang beriman".
dinda tersenyum dan berkata "kaka, mungkin tidak semudah dikatakan namun, inilah yang terbaik karena sudah seharusnya begitulah cinta kepada saudara dan cinta kekpada insan".

Rasul bersabda: "tidaklah seseorang dikatakan beriman hingga dia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri" sudahkah kita mencintai kaum muslimin yang saat ini sedang tertidur dalam dekapan kapitalisme dan membangunkannya? atau sudahkah kita mencintai kaum muslimin yang sedang teraniaya dan terusir di palestina? sudahkah kita mencintai Nya dengan segenap cinta...
ya Robb ampuni kami yang tak tulus dalam mencintai ini...

Wednesday, June 17, 2009

Sakit Gigi dan Sakit Hati


"mending sakit gigi deh daripada sakit hati" begitu kata seorang teman beberapa waktu yang lalu, ketika dia tengah sakit hati. katanya sakit hati itu, sakitnya berhari2, berminggu2, berbulan2 bahkan sampai bertahun2. bahkan debu yang beterbangan pun membuat kenangan tentangnya kembali hadir dan membuka luka hati kembali (romantis --mode on).


tapi ternyata teman yang lain justru berkomentar sebaliknya.
"mending sakit hati dari pada sakit gigi", sakit gigi itu meski cuma sebentar tetap aja rasanya seisi dunia sudah jadi penjahat semua, bahkan angin sepoi pun serasa badai (gubrakss)

antara sakit gigi dengan sakit tetep aja sama, sama-sama sakit. kalo aku si pilih mending ga sakit semuanya :D untuk menghindari kedua penyakit ini boleh deh dicoba resep spesial warisan keluarga :D
mencegah sakit gigi, adalah lebih baik dari pada mengobati, jadi supaya tidak terserang sakit gigi yang jelas gosok gigi sebellum tidur dan setelah makan, kemudian kedokter gigi setiap 6 bulan sekali (halah-- yang begini si semua orang juga tau :P )

tips berikutnya tentang sakit hati, sakit hati muncul karena ada realita yang tidak sesuai dengan keinginan, dan biasanya terkait dengan perasaan alias "cinta". yup sakit hati lebih sering menimpa mereka2 yang sedang menjalin "hubungan". resep sederhana untuk menghindari sakit hati adalah dengan menentukan kepada siapa cinta ini berlabuh. carilah sosok yang pasti membalas cinta kita, yang tidak akan menyiakan rasa kita dan yang pasti tidak akan menghianati.

cinta itu ada pada Allah, karena Allah akan selalu membalas cinta kita, tidak pernah meninggalkan dan selalu setia. ketika kita mencintaiNya dengan senyuman Allah mencintai kita dengan rahmah, kita mencintainya dengan roja' Allah membalasnya dengan pemberian yang lebih indah lagi, so... resep supaya ga sakit hati cintai lah sosok yang akan membuat kita mencintai Allah dan menjamin kita mendapatkan cinta Allah.

Wednesday, May 13, 2009

Don't wanna be the second best

Madona bilang dalam lirik lagunya
.... don't wanna be the second best.....
penyemangat dalam hidup coz never be the second best, kita harus mendapatkan yang terbaik
ada seorang teman yang mengirimkan ini melalui sms:

Sejauh apapun cinta pergi di pasti kembali
sekuat apapun kita menahannya bila sudah tak ada,
cinta tetap akan pergi
tak bisa kau salahkan debu beterbangan yang membawa jejaknya
tak bisa kau salahkan angin yang meniupkan ingatan tentangnya
biar cinta mencari jalannya....
aku bukan tak cinta
hanya saja cinta punya cerita,
dan cerita kita tidaklah bersama....

ya sudahlah....
ntah berapa sms yang dihabiskan untuk mengirim kalimat diatas, yang jelas ini aku posting hanya untuk kamu yang akhirnya mengakhiri cinta kita setelah semua badai yang dilalui bersama dan setelah semua suka yang kita nikmati bersama.....

karena lagi mellowwww jadi sekalian aja deh
dengar lagu boyzone

i'm sorry....
that's all you can say
words don't speak easyly
like i'm sorry.....

forgive me..
that's all you can say
time goes by and still
like forgive me, forgive me...

but you can say baby...
baby can i hold you tonight
baby if i told you the righter words.. at the righter time
you'll be mine.....

Friday, October 17, 2008


Cinta membuatmu terluka...

ikatan yang kujalin selama ini ternyata berakhir hari ini,
menyisakan rajutan kasih yang tak selesai
dan duka yang menganga,
andai saja waktu lebih bijak mungkin semua tak perlu terjadi
tapi masa memiliki rahasianya.

Mengenalmu adalah sesuatu,
bersamamu adalah lainnya,
namun semua tetap tidak cukup karena takdirlah yang kuasa,

cinta membuatmu terluka...
meski riaknya membuatmu terlena,
cinta membuatmu terluka...
meski itu hanya pada akhirnya


buat kamu yang di sana....

Friday, May 9, 2008

Glitter Words
[Glitterfy.com - *Glitter Words*]

Cinta itu langit,
apapun yang ada di bawahnya akan ditutupinya

Cinta itu angin,
apapun yang ditiupnya akan digerakkannya

Cinta itu seperti air, dengannya hidup segalanya
Seperti bumi, cinta bisa menghidupkan semuanya

(Ali bin Abi Thalib)

Monday, May 5, 2008

Buat...

Namanya Toni,
pekerjaan cyberboy from surabaya (emang ada yang begituan??)
Umur 27 tahun
Status sedang merencanakan pernikahan

Amin...
semoga hubungan yang di bangun ini akan mampu bertahan lebih dari 2 hari, 2 minggu, 2 bulan, 2 tahun, 2 windu, 2 dekade, 2 abad, bahkan 2 dunia.
selamat atas keputusannya dan keberaniannya mengambil keputusan untuk berbagi dan memnuhi sunnah Rasul:
" wahai para pemuda, barang siapa diantara kalian yang telah mampu menanggung beban maka, menikahlah......."

Keputusan yang tidak mudah memang dan mengandung tanggung jawab yang besar, itu berarti kesiapan untuk tidak egois dan kesiapan berbagi. karena banyak teman-teman cowok yang kukenal yang berusia lebih matang dibanding dia belum berfikir untuk menikah karena merasa mampu mendapatkan apa yang diinginkan dengan status (lajang) saat ini. dengan dalih "mau makan sate kan ga harus piara kambing"

Orang-orang seperti toni inilah nantinya yang mampu melahirkan generasi-generasi penerus yang tangguh dan bertaqwa di pundak mereka lah beban perjuangan akan diteruskan...
jadi... selamat ya... atas keputusannya. sekarang sepasang sayapnya telah lengkap, jangan lupa undangannya....

Sunday, February 3, 2008

Alif telah tiba...

bukannya mengada-ada atau membesar-besarkan masalah, tapi ini sungguhan si Alif telah tiba...
yup 3 Februari 2008 pukul 07.00 wite
selamat buat bapak adhi dan ibu citra, sekarang anggota keluarganya bertambah satu
sweety baby, pokoke selamat ya, dan ga pake lama ditunggu postingnya

Send this free eCard
Send this eCard !



semoga si jagoan cilik bisa jadi kebanggaan orang tua dan jadi mujahid serta asset bagi kaum muslimin...

Thursday, December 27, 2007

Semester Satu

Kenangan adalah sesuatu yang aneh, dia datang dan pergi tanpa diminta.

Ketika ingin dilupakan malah hadir, namun ketika diingat tak ada yang jelas. Ini adalah kenanganku mengenai semester satu. Yup semua mahasiswa pasti mengalami hal ini dan semester satu selalu membawa banyak cerita sendiri. Sementara ini sudah dua kali aku mengalami semester satu dan keduanya membawa kenangan tersendiri.

Pertama kali aku mengalami semester satu adalah agustus 1998, tahun yang ngetop dengan pergerakan reformasi itu, sedikit banyak membantu ku menentukan arah hidupku kedapan. Namun yang paling berperan adalah pada 9 desember 1998. masih dalam suasana penyesuaian dan kesibukan semester satu, goncangan itu hadir tanggal itu adalah tanggal meninggalnya seorang pria yang ku cintai dan mencintaiku dengan tulus. My grand pa. Kakek yang selama ini menjadi panutan dan kebanggaan keluarga meninggal karena penyakit lever, rasanya tidak ada yang mengejutkan selain hal itu karena beliau meninggal 15 menit setelah kami meninggalkan rumah sakit untuk menjenguk beliau, bahkan kami masih dijalan ketika berita itu sampai. Sedih dan bingung adalah reaksi pertama ku terlintas dibenakku tidak akan adalagi seorang Amir Sofyan yang akan memarahiku, menyayangiku dan adik-adikku.

Semester satu tahun 1998 itu ku habiskan dengan perasaan sedih dan pemikiran yang membawaku pada jalan ini. Beliau hidup dengan nama yang amat baik Amir Sofyan ”pemimpin mulia” dan telah menjadi pemimpin bagi keluarga besar kami dengan sukses. Kepergian beliau membuatku meninjau ulang tujuan hidupku dan apa yang telah kuperbuat. Terlambat memang namun masih lebih baik daripada tidak. Beliau seorang muslim yang taat yang sempat kukatai kuno dan membosankan, tak heran aku menjadi cucu paling bandel namun sekaligus kebanggaannya yang membuatnya selalu menasehati ku lebih banyak dibanding cucu yang lainnya. Setelah kepergiaan beliau aku mendapati bahwa apa yang beliau sampaikan, nasehatkan, dan peringatkan kepadaku adalah benar. Illahi Rabbi itu real, surga itu nyata dan ketaatan itu pasti dan semua adalah hasil dari pembuktian iman yang kokoh, itu kudapatkan setelah aku kehilangan kakekku.

Kemudian awal tahun 2007 ini adalah akhir semester satu berikutnya yang kualami, pagi itu kami mendapat telpon dari jauh (seberang laut) yang mengejutkan. Kakekku meninggal. Ya setiap orang pasti punya dua orang kakek kan, -- dari pihak ibu dan dari pihak ayah -- begitu juga aku. Sekali lagi aku mengalami semester satu dengan penyesuaian aktivitas dan sekali lagi aku mendapati berita duka mengenai pria yang juga ku cintai.

Meski sekali lagi mengalami kesedihan, namun ada yang berbeda karena kini dengan pegangan yang kokoh aku lebih mampu menghadapinya, dan menjalaninya dengan baik. Hal ini justru semakin mengokohkan ku bahwa Allah maha kuasa atas segala sesuatu.

Kini di semester tiga ini aku berharap semakin matang mengahadapi segala sesuatu dan berharap Allah menjadi petunjuk jalanku. Sehingga bila nanti Allah beri ku rizki untuk menghadapi semester satu lagi, aku berharap Allah tidak mengambil orang-orang yang kucintai lagi.

Monday, September 17, 2007

Curhat

“Para istri itu sulit sekali mengingat kebaikan suami, sehingga ketika diminta menuliskan kebaikan suami dalam waktu 30 menit, tidak satu pun yang berhasil ditulis dan diingat. Namun ketika diminta menuliskan kekurangan/kesalahan suami, maka dalam waktu yang sama berhasil menuliskan minimal 3 lembar.” Begitulah yang disampaikan ustadzah ridha salamah pada training pranikah yang dilaksanakan dimasjid kampus unlam banjarbaru, audiens…. Tentu aja pada senyum atau justru cekikikan. Kemudian beliau melanjutkan

“terimakasih yang pertama kepada suami, tentunya adalah karena suami sudah memilih kita menjadi istrinya, pendamping hidupnya dari sekian banyak wanita yang ada dimuka bumi ini ……..” ketika mendengar ini reaksi pertamaku adalah para setan dihatiku langsung beraksi, yup gimana tidak, “enak aja milih!!” “Memangnya memilih itu Cuma haknya para pria!!” Waaaa aura feminisku mulai muncul, kebencian akan dominasi pria ini menimbulkan penolakan dan perlawanan dari dalam jiwa yang memang sudah berpembawaan pemberontak. Muncul berbagai opsi dan penyanggahan yang terlontar dalam benak “memangnya cewek ga bisa milih?” atau “kecakepan banget milih, emang tu cowok kepedean, belum tentu juga diterima” bahkan yang paling ekstrem “ga bakal deh” atau “tunggu deh sampe salju turun di banjarbaru”

Ternyata aku manusia biasa, lemah dan jahil, setelah direnungi apa yang disampaikan oleh pemateri adalah sesuatu yang sangat indah dan memang benar. Yup berubah pikiran dalam 5 detik. Karena segala sesuatu itu tidak bisa dipandang dari keinginan pribadi namun dipandang dari sudut imani. Dengan sudut pandang imani inilah kutemukan bahwa Allah mengatur dan menetapkan dengan adil. Karena pernikahan di tujukan untuk mendapatkan ketenangan dan kebahagian serta perjalanan bersama menuju syurga Allah.
Dan memang akan sangat sulit sekali menerima seseorang yang bukan diri kita untuk menjadi pemimpin kita, merelakan kebebasan kita, selera pribadi dan keuangan pribadi tentunya. Itu sebabnya posisi sebagai ibu dan pengatur rumah tangga diganjar Allah dengan pahala yang besar bahkan seorang istri yang diridhoi suaminya juga akan mendapatkan ridho Allah.

Kini dalam benakku, sungguh ibunda saudah yang diperistri zaid (eks sahayanya Rasul) adalah wanita hebat karena tidak memandang posisi suaminya dimasyarakat namun keimanannya, dan merelakan dirinya menjadi pencetak generasi yang tangguh. Begitu juga dengan ibunda Khadijah yang menikahi pemuda yang 15 tahun lebih muda darinya namun tetap menghormatinya dan menjadi sahabat sejati bagi suaminya juga mendidik anak-anaknya menjadi permata ummat.

Muslimah memang keren!! Aturan Allah memang ga ada matinya. Sehingga yang diperlukan saat ini adalah keikhlasan untuk menjalaninya dengan kesadaran yang tinggi sebagai seorang hamba bukan yang lain.

Thursday, June 28, 2007

Catatan di sms

085246040xxx dan 081350278xxx:

" Persahabatan itu seperti tangan dengan mata, Saat tangan terluka, mata menangis.
Saat mata menangis, tangan menghapusnya."

08179328xxx:

Iqro...
ismirobbikalladzi kholaq...
Thalabul ilmi faridhotun muslim wal muslimat..

085246050xxx:

Andainya cinta boleh ku beri naman
maka
akan ada namamu disana.
andainya rindu
boleh kutitipkan
lewat kuntum bunga
maka
tak cukup sejuta bunga
membawanya.

085246050xxx:

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
dengan kata yang tak sempat
diucapkan kayu
kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
dengan isyarat
yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan
yang menjadikannya tiada.

085248080xxx:
"Tau ga kenapa tuhan menciptakan ruang di sela-sela jarimu ? Karena suatu saan tuhan akan mengirimkan seseorang untuk memenuhi ruangan tu dengan memegang tanganmu selamanya"

081347493xxx:
Yaa.... ayyuhalladzi na amanu...
aqimish ash sholah, inna sholati anil fahsya ii wal munkar..

Friday, June 8, 2007

Adakah Berita Cinta dari mu?

Ketika bertemu dengan teman-teman akhir-akhir ini ada banyak hal yang dibicarakan termasuk, semua yang ditulis dalam blok ku. Banyak komentar tentu saja, itulah yang diharapkan ketika kau menulis… berharap orang lain merespon apa yang kau tulis dan melihat reaksi mereka. Tapi ada hal baru yang ku temukan termasuk komentar berikut ini. Yang sebenarnya adalah hasil pembicaraan dengan saudara tercinta.

Adakah berita cinta darimu?

Yah ga… salah karena memang ini beritanya…..o_o

Adakah berita cinta darimu saudaraku?

Kenapa semua tulisanmu selalu mengandung kemarahan, aku bisa merasakannya, Dalam tiap kata. Bukannya kita harus membawa Islam dengan cinta dan damai?

Ada apa dengan dirimu, sehingga tidak kurasakan cinta dalam tulisanmu?

Dunia ini memang kejam dan keras, tapi jangan bekukan hatimu karenanya…..

Kebencian dan ketidakpuasan terhadap keadaan tidak harus diwujudkan dan ditampakkan dengan kebencian dan kekerasan pula…..

Sayangku…

Bukalah matamu, bukalah jiwamu, seraplah dengan semua indramu…

Keindahan, kecintaan dan kasih Rabbi mu…

Sampaikanlah dengan cinta dan kasihmu katakanlah kebenaran dengan kasih, tegurlah penguasa dengan ma’ruf, layaknya rasul menegur penguasa kafir….

Jangan bekukan hatimu, karena kejamnya keadaan, Jangan biarkan sekuler-kapitalis menang! Jangan biarkan mereka hancurkan tulus niatmu, dan lembut tuturmu!!!

Berjuanglah dengan ma’ruf, sampaikan dengan “cintamu”.

Orang yang jatuh cinta bisa melihat cinta disekitarnya, semua terasa indah. Bisakah kau rasakan cinta itu? Peganglah dan jangan lepaskan, sirami dan jagalah keindahannya karena ini akan membuat warna hidupmu beraneka. Dan memandang indah hidupmu.

Itulah sedikit nasihat yang diberikan saudara yang mencintai saudaranya karena Allah, kebenaran itu akan tetap menjadi kebenaran bagaimanapun caranya dia disampaikan, namun kemasan penyampaian juga penting untuk memastikan pesan tersampaikan dan di terima dengan baik, jadi jangan lupakan kemasan penyampaian…..

“keeping love”

Thursday, January 11, 2007

KUPU-KUPU KITA

Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Dia duduk dan mengamati selama beberapa jam kupu-kupu dalam kepompong itu ketika dia berjuang memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian sang kupu-kupu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.
Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh yang gembung dan kecil, serta sayap-sayap yang mengerut. Orang tersebut terus mengamatinya, karena dia berharap bahwa pada suatu saat, sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya. Sayang, semuanya tak pernah terjadi.
Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengerut. Dia tidak pernah bisa terbang. Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil tersebut adalah cara Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya. Sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.
Kadang, perjuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin malah melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya kita mampu. Kita mungkin tidak pernah dapat terbang.

Saya memohon kekuatan,
dan Tuhan memberi saya kesulitan-kesulitan untuk membuat saya kuat.

Saya memohon kebijakan,
dan Tuhan memberi saya persoalan untuk diselesaikan.

Saya memohon kemakmuran,
dan Tuhan memberi saya otak dan tenaga untuk bekerja.

Saya memohon keteguhan hati,
dan Tuhan memberi saya bahaya untuk diatasi.

Saya memohon cinta,
dan Tuhan memberi saya orang-orang bermasalah untuk ditolong.

Saya memohon kemurahan/kebaikan hati,
dan Tuhan memberi saya kesempatan-kesempatan.

Saya tidak memperoleh yang saya inginkan,
Saya mendapatkan segala yang saya butuhkan.

---------------
(diambil dari malajah ‘Paras' No.20/Tahun II Mei 2005)

Thursday, January 4, 2007

Sebuah Pernikahan

Janury, 4 th 2007

Sebuah Pernikahan

Hari ini my best friend ( I always though that she is). Menikah, sebuah akad nikah yang syahdu. Suer bukannya ngiri tapi salut 100% atas keputusannya untuk menempuh sebuah kehidupan yang maha berat yang disebut sebagai ikatan terpanjang kedua setelah aqidah. Sebuah keputusan yang akan merubah jalan hidupnya, keputusannya, juga perasaannya.

Sebuah pemenuhan terhadap sunah Rasul, untuk melengkapi (menyempurnakan) separuh dien. Melengkapi sepasang sayap untuk terbang sempurna mengarungi samudra kehidupan yang luas dan medan dakwah yang terjal serta sulit.

Sahabatku, aku ikut bahagia atas keputusan yang kau ambil, meski artiny aku bukan lagi sahabat baikmu, karena kini kau memiliki “sahabat sejati seutuhnya”. Karena rasa bahagia inilah aku memutuskan untuk membagi rasa ini dengan semua orang yang berkunjung ke blog ini dan mengisi tulisan pertama di blog ini dengan cerita pernikahanmu.

Suami+istri adalah sahabat bagi yang lain, aktivitas kalian selalu diwarnai ibadah kepada yang maha kuasa. Selalu diberi limpahan rahmat, pahala dan kemuliaan. Bahkan Allah akan memenuhi kekurangan kalian dan mencukupkannya dengan rizqi dari-Nya, seperti janjinya dalam kitab suci.

Sebuah aktivitas berat dan mulia tapi penuh tanggung jawab, penuh kematangan dan perhitungan. “Kalian adalah ummat terbaik diantara manusia memerintahkan kepada yang ma’ruf mencegah dari yang munkar……” (TQS Ali Imron. 110). Dan kalian mencotohkan aktivitas ma’ruf dengan menikah, bukan dengan melakukan hal lain seperti yang banyak dilakukan oleh anak-anak saat ini (bolehkan ku sebut begitu).

Ingat kita sering sedih mendengar aduan mengenai anak-anak (siswamu atau mahasiswiku) yang MBA, atau lagi “berambangan” dengan pacar. Sampai membuat stress dan males belajar. Atau akhir-akhir ini dimana semua orang sedang sibuk menolak poligami, dengan alasan yang aneh-aneh (mau ku sebutkan):

  1. Menyakiti perempuan
  2. Boleh asal adil
  3. Kekerasan terhadap perempuan di rumah tangga
  4. Dalam islam tidak ada poligami
  5. QS.An-nisaa ayat 3 (kamu taukan yang sering dipakai dlm legalisasi poligami) di sebut sebagai ayat pengurusan terhadap anak yatim, bukan ayat tentang poligami.
  6. Tidak adil terhadap perempuan, kalau laki-laki boleh beristri lebih dari satu berarti permpuan juga boleh punya suami lebih dari satu juga (tunggu sebentar aku mau muntah menuliskannya!) dan banyak alasan lainnya selain juga dikatakan tidak sesuai dengan zaman karena zaman modern itu adalah zamannya monogamy bukan poligami.

Setuju… aku juga sedih mendengar semua itu, padahal kalau mau jujur banyak hal aneh dibalik alasan-alasan tadi. Contohnya saja:

1. Apakah dengan monogamy perempuan tidak akan tersakiti, apakah akan mampu menjamin kesetiaan suami? Atau apakah perempuan akan lebih suka kalau suaminya selingkuh asal tidak ketahuan? Seperti kasus YZ dan ME dulu sebelum istrinya tahu?

2. Boleh asal adil? Manusia mana sih yang bisa adil? Dengan pemahamanku yang masih sedikit ini aku yakin kok kalau dalam Islam adil bukanlah syarat dari poligami tapi konsekuensi yang muncul ketika seseorang memutuskan untuk poligami

3. Kekerasan terhadap perempuan di rumah tangga? Masa? Memangnya cuma perempuan yang mengalami kekerasan? Aku ga percaya, karena fakta bicara tidak sedikit kok laki-laki dan anak-anak baik anak perempuan juga anak laki-laki yang mengalami kekerasan dalam tumah tangga.

4. Kalau mau bilang dalam islam tidak ada aturan mengenai poligami, apa sih agama orang yang bilang itu? Kalau dia beragama islam juga gawat banget tuh imannya, karena mau dia kemanain pemahaman kalau itu sempurna dan paripurna! Karena islam itu sempurna makanya urusan poligami pun pasti ada aturannya iya kan.(geleng-geleng kepala ya kalau baca)

5. Wah untuk tafsir qur’an ga bisa sembarangan, ga bisa juga pake pendapat para pembaharu atau para ahli tafsir kontemporer yang belajar islam bukan pada ahlinya tapi pada para pemikir barat (maksudnya sekolah islamnya di Amrik, British, dkk). Lah gimana mereka maungerti islam kalo yang ngajarin mereka bukan faqh fiddien. Mumet kan!

6. Memang berdasarkan sosiologi dan antropologi, pada masa berburu dan mengumpulkan, tidak terjadi kekerasan terhadap wanita, bahkan wanita memegang peranan yang sangat besar dalam kehidupan, garis keturunan juga berdasarkan pada ibu, tapi…. Mau tau ga kenapa? Karena pada masa pra peradaban itu wanita adalah milik bersama, jadi semua bisa pake asal suka (tunggu aku mau muntah lagi). Selain itu juga tidak ada pernikahan tidak ada ikatan hanya kesepakatan bersama aja jadi boleh aja tuh wanita tinggal dengan beberapa laki-laki dalam waktu bersamaan atau dalam jangka waktu tertentu. Nah….mau kembali hidup seperti zaman itu, amit-amitdeh! GA SUDII!!! Lebih rendah dari binatang donk, binatang aja ga gitu yeackk

Sebenarnya apapun alasan dari penolakan poligami ini tidak lain dan tidak bukan adalah sebuah konspirasi besar yang mengepung kaum muslimin, sebuah upaya global untuk menjauhkan kita ummat mulia ini dari kekuatan besarnya yakni “islam ideology”.

Penghalang besar tengah di pasang dihadapan kita supaya kita tidak lagi peduli tapi phobi dengan islam. Kemudian di pasang jerat besar supaya kita terlena dengan perjuangan. Yakni indahnya kehidupan dunia yang melenakan.

Sahabatku dengan pernikahan mu ini aku berharap semakin kuat gerak langkah perjuanganmu, sempurna dien mu, menjadi syiar yang baik bagi ummat dan menjadi kan mu As-Saknu, Ithmi’nan dan mendapatkan rahmah dari Allah, teruskan perjuangan kita hingga Allah memenangkan kita atau Allah mematikan kita dalam jalanNya

Amiien……………………

Your be loved friend,

Hanee ^_^